bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Jamal Musiala memberikan keterangan mengenai kondisi kesehatannya setelah mengalami dua kali pingsan dalam kurun waktu tiga hari saat membela Bayern Munchen dalam pertandingan persahabatan. Kejadian pertama terjadi pada laga melawan RB Leipzig di Telkom Cup pada Sabtu (15/8) malam WIB, dan yang kedua saat Bayern menghadapi Heidenheim di Voith-Arena pada Selasa (18/8) malam WIB.
Dalam pertandingan melawan Heidenheim, Musiala yang masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-60, kembali kolaps setelah enam menit bermain. Meskipun insiden ini menimbulkan kekhawatiran, Musiala berusaha menenangkan para penggemar melalui pernyataan resmi di akun Instagramnya. Ia menyatakan bahwa kondisinya saat ini baik-baik saja dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan.
Musiala menjelaskan bahwa ia telah didiagnosis mengalami kejang absence, yang merupakan jenis kejang singkat dan sementara akibat gangguan fungsi saraf. Kondisi inilah yang memicu insiden pingsan yang dialaminya. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat bisa ditangani dan tidak menimbulkan risiko kesehatan tambahan.
Lebih lanjut, penyerang berusia 23 tahun itu menyatakan bahwa ia telah menerima perawatan medis profesional dan terus berkonsultasi intensif dengan dokter pribadinya. Ia juga telah mendapatkan izin untuk melanjutkan aktivitasnya sebagai pesepakbola. Musiala merasa optimis dan yakin berada di jalur pemulihan yang tepat, didukung oleh ambisinya meraih gelar juara bersama Bayern serta dukungan dari para suporter.
Melalui penjelasannya, Musiala berharap para penggemar dapat lebih memahami situasinya. Ia juga memohon pengertian agar rekam medis kesehatannya tidak diungkapkan lebih lanjut, serta berharap dukungan dari penggemar terus menyertainya di masa-masa sulit.