bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, petenis asal Jakarta, Janice Tjen, telah berkompetisi di 26 turnamen sejak memulai musim 2026 pada bulan Januari.
Debutnya tahun ini terjadi di ASB Classic, di mana ia berpartisipasi di nomor tunggal dan ganda putri bersama Caty McNally. Pada nomor tunggal, Janice tersingkir di babak pertama, sementara di ganda ia berhasil menembus semifinal sebelum pasanganannya, McNally, mengundurkan diri lewat walkover sehingga peluang ke final hilang.
Selanjutnya, pada Hobart International, Janice kembali kalah di babak pertama tunggal, namun berhasil meraih gelar juara ganda bersama Katarzyna Piter.
Di Grand Slam pertamanya tahun ini, Australia Open, Janice terhenti di babak kedua tunggal dan langsung gugur di babak pertama ganda.
Berlanjut ke bulan-bulan berikutnya, Janice mencapai semifinal di Merida Open Akron dan Abu Dhabi Open pada nomor ganda, sebelum kembali menjadi juara pada Birmingham Classic di bulan Juni bersama pasangan Talia Gibson.
Setelah kemenangan tersebut, Janice belum kembali naik podium. Pada nomor tunggal, peringkat ke‑51 dunia itu kerap terhenti di babak kedua, termasuk pada Guadalajara Open 2026 setelah kalah dari Sloane Stephens.
Janice berencana mengalihkan fokus ke Singapore Open 2026 yang dijadwalkan pada 21 September, dan kemudian melanjutkan penampilannya di China Open 2026, sebuah turnamen WTA 1000. Kedua turnamen tersebut membuatnya absen dari Asian Games 2026.