bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Jensen Huang Gunakan Samsung Galaxy Z Fold 8, Terima Panggilan dari Presiden Trump

Redaksi 21 September 2026 16 views
Jensen Huang Gunakan Samsung Galaxy Z Fold 8, Terima Panggilan dari Presiden Trump
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, CEO Nvidia Jensen Huang terlihat mengangkat Samsung Galaxy Z Fold 8 pada acara All‑In Summit yang digelar di Los Angeles, Amerika Serikat.

Selama acara, Huang mengenakan jaket kulit hitam khasnya dan pada suatu momen ia mengeluarkan ponsel lipat tersebut untuk menjawab panggilan telepon dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang membahas topik kecerdasan buatan (AI) serta potensi risiko yang dipersepsikan.

Menurut Phone Arena, kontak Trump tersimpan di dalam perangkat Huang dengan label "President Trump". Layar penutup Galaxy Z Fold 8 yang lebar menampilkan nama tersebut dalam satu baris ketika panggilan masuk.

Huang tampak setia pada perangkat Samsung buatan Korea Selatan ini. Beberapa bulan sebelumnya, ia bersama Elon Musk memperlihatkan ponsel masing‑masing, saat itu Huang masih memakai Galaxy Z Fold 7 karena seri Z Fold 8 belum dirilis.

Pada percakapan telepon, Trump menolak anggapan bahwa perkembangan AI harus diperlambat, menyebut kekhawatiran tersebut sebagai hoaks dan konspirasi. Ia menekankan pentingnya pusat data bagi ekonomi Amerika, menyebutnya sebagai aset berharga yang akan menjadi sumber kekayaan serupa minyak dalam 20‑25 tahun ke depan.

Trump menegaskan bahwa robot dan AI tidak akan menggantikan manusia, meski ia mengakui perlunya kehati‑hatian dalam pengembangan teknologi tersebut. Ia mencatat bahwa industri AI memberikan keuntungan sekitar US$20 triliun per tahun bagi negara dan berjanji terus mendukung pertumbuhannya tanpa hambatan.

Huang menyetujui pandangan Trump mengenai pentingnya tidak memperlambat inovasi AI, menambahkan bahwa teknologi tersebut akan memberi manfaat luas bagi seluruh sektor di Amerika Serikat, termasuk industri, perusahaan, negara bagian, dan masyarakat umum.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.