bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Jepang memutuskan menggunakan kapal pesiar dan kontainer sebagai alternatif kampung atlet untuk Asian Games 2026 yang akan berlangsung di wilayah Aichi‑Nagoya.
Keputusan ini diambil karena tidak ada rencana pembangunan kampung atlet khusus yang biasanya disiapkan untuk menampung ribuan peserta dalam acara olahraga berskala besar seperti Asian Games atau Olimpiade.
Kapal pesiar yang dipilih adalah Costa Serena, sebuah kapal asal Italia yang tiba di Dermaga Kinjo, Nagoya pada Selasa 15 September. Kapal tersebut akan dijadikan tempat tinggal bagi sekitar 5.000 atlet.
Kapten Costa Serena, Federico Sias, menyatakan bahwa fungsi kapal berubah selama penyelenggaraan kompetisi, menyesuaikan dengan kebutuhan acara. Ia menambahkan, "Kapal ini menjadi rumah tempat para atlet dan tamu dari seluruh Asia dapat berkumpul dalam semangat persahabatan, saling menghormati, dan persatuan," sebagaimana dikutip oleh ABC News.
Karena kapasitas ruang yang terbatas, atlet dan ofisial tidak akan tiba secara bersamaan; masing‑masing kontingen diperkirakan akan datang secara bergantian sesuai jadwal pertandingan.
Asian Games 2026 dijadwalkan membuka pada Sabtu, 19 September, dan berlanjut hingga 4 Oktober, melibatkan 45 negara dan wilayah dalam 43 cabang olahraga.
Selain kapal pesiar, kontainer juga diubah menjadi akomodasi untuk menampung lebih dari 11.000 atlet yang berkompetisi di Nagoya. Total peserta diperkirakan akan melebihi 12.000 atlet, angka yang sebanding dengan Asian Games 2022 dan melampaui jumlah atlet di Olimpiade Paris 2024 yang diprediksi mencapai 10.700.