bytedaily - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan kekecewaannya terhadap kritik yang dinilai berlebihan diarahkan kepada penyerang Ramadhan Sananta. Herdman menegaskan bahwa Sananta telah memberikan kontribusi maksimal, termasuk dalam kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di laga semifinal FIFA Series 2026, meskipun tidak berhasil mencetak gol.
Herdman menggarisbawahi pentingnya peran Sananta di lini depan, bukan hanya dari sisi mencetak gol, tetapi juga dalam menciptakan ruang dan melakukan pressing. "Kami membutuhkan Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang dia terima. Dia pemain yang selalu memberikan segalanya untuk Indonesia, dia bermain dengan hati," ujar Herdman di Jakarta pada Minggu (29/3).
Ia membandingkan peran Sananta dengan striker legendaris Prancis, Olivier Giroud. Herdman mengingatkan bahwa Giroud tetap diapresiasi atas kontribusinya meskipun tidak mencetak gol saat Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. "Kalau melihat pemain seperti Olivier Girod, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia tetapi tetap dihargai kontribusinya untuk tim. Sananta juga seperti itu, bermain untuk tim," jelasnya.
Menurut Herdman, pergerakan Sananta sangat krusial dalam membuka celah bagi rekan setimnya seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Beckham Putra. Ia berharap para suporter dapat memberikan apresiasi yang lebih besar terhadap kerja keras dan pengorbanan pemain yang membela Merah Putih dengan bangga tersebut.