bytedaily
Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:24 WIB

KAI Bangun Ribuan Hunian Terjangkau di Manggarai, Terhubung Langsung ke Stasiun

Redaksi 22 Agustus 2026 1 views
KAI Bangun Ribuan Hunian Terjangkau di Manggarai, Terhubung Langsung ke Stasiun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah memulai pembangunan hunian vertikal yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di area Manggarai, Jakarta.

Proyek hunian ini akan terdiri dari delapan menara dengan ketinggian 24 lantai, menyediakan total 3.784 unit. Target penyelesaian pembangunan adalah pertengahan tahun 2028.

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa pengembangan ini berlokasi di atas aset KAI seluas sekitar 2,2 hektare, yang terbagi menjadi blok G dan blok F. Proses konstruksi keseluruhan diperkirakan memakan waktu 18 bulan terhitung sejak acara groundbreaking yang telah dilaksanakan.

Blok G akan menampung 1.276 unit hunian, sementara blok F akan memiliki 2.508 unit. Selain unit hunian, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan 150 unit ritel pendukung, tersebar di blok G (72 unit) dan blok F (78 unit).

Bobby merinci bahwa blok G akan memiliki tiga menara dengan pilihan tipe unit mulai dari studio seluas 28 meter persegi, tipe 36 dengan dua kamar tidur, hingga tipe 45 dengan dua kamar tidur. Untuk blok F, akan dibangun lima menara yang menawarkan tipe 36, tipe 45, hingga tipe 52 dengan tiga kamar tidur.

Salah satu keunggulan hunian ini adalah konektivitasnya dengan Stasiun Manggarai. KAI akan membangun jalur pedestrian sepanjang kurang lebih 300 meter yang menghubungkan kawasan hunian langsung ke stasiun.

Selain akses pejalan kaki, fasilitas area parkir untuk sepeda motor dan mobil juga akan disediakan. Hal ini bertujuan untuk mengelola arus pergerakan penghuni agar tidak seluruhnya terpusat di Stasiun Manggarai.

Bobby menegaskan bahwa pembangunan hunian ini tetap memprioritaskan MBR sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan oleh pemerintah, dengan menjaga tata kelola yang baik.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa pemasaran hunian akan dimulai setelah seluruh aspek legalitas, termasuk perizinan dan sertifikasi, rampung. BTN menargetkan pendaftaran minat pembelian dapat dibuka pada akhir bulan ini, sebelum memasuki tahap akad kredit.

BTN juga menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan pilihan tenor hingga 40 tahun untuk pembiayaan hunian ini.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.