bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Pertamina International Shipping (PIS) mengumumkan bahwa salah satu kapalnya, Pertamina Gamsunoro, telah berhasil melewati Selat Hormuz. Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan kapal tersebut telah melintas sejak malam sebelumnya.
Keberhasilan ini dicapai melalui kerja sama erat antara PIS, Kementerian Luar Negeri RI, serta Kedutaan Besar RI di Tehran dan Iran. Vega menjelaskan bahwa puluhan persyaratan, meliputi aspek asuransi, teknis, operasional, keamanan, dan kesiapan kru, harus dipenuhi sebelum kapal diizinkan bergerak dari Teluk Arab.
Selama pelayaran, kapal Pertamina Gamsunoro dipantau secara intensif selama 24 jam. Awak kapal terus berkoordinasi dengan tim di darat yang siaga di crisis center PIS guna memastikan kelancaran dan keamanan pelayaran. Perusahaan juga secara aktif berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan otoritas terkait untuk memantau situasi secara real-time dan memastikan setiap langkah operasional dilakukan dengan hati-hati.
Pelintasan Selat Hormuz oleh Gamsunoro dinilai sebagai bagian dari upaya PIS untuk menjaga kelangsungan operasional pelayaran di tengah ketidakpastian geopolitik global, mengingat pentingnya jalur distribusi energi ini.
Sementara itu, kapal PIS lainnya yang beroperasi di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, masih dalam tahap persiapan untuk melanjutkan pergerakannya. Evaluasi terhadap perkembangan keamanan, kondisi lalu lintas, kepadatan, serta potensi risiko lainnya terus dilakukan, sembari mempertimbangkan rekomendasi internasional.
Vega juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan doa dari berbagai pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro, serta memohon dukungan dan doa agar VLCC Pertamina Pride juga dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan selamat.