bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, para ilmuwan dari Universitas Queensland dan Universitas New South Wales telah berhasil mengembangkan kecoa sebagai bagian dari teknologi penyelamat bencana. Spesies kecoa yang dipilih adalah Giant Burrowing Cockroach, yang memiliki ukuran dan bobot terbesar di antara jenis kecoa lainnya, serta terkenal akan daya tahan tubuhnya yang luar biasa. Para peneliti menyematkan chip pada tubuh kecoa ini yang berfungsi untuk mengendalikan pergerakannya. Dengan kemampuan ini, kecoa tersebut diharapkan dapat menjelajahi puing-puing reruntuhan pasca-bencana dan bahkan membawa perbekalan, seperti obat-obatan, ke area yang sulit dijangkau oleh tim penyelamat manusia. Namun demikian, proyek inovatif ini masih membutuhkan tahapan pengembangan dan pengujian lebih lanjut sebelum siap untuk diimplementasikan secara massal.