bytedaily
Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Kemenpora Sederhanakan Regulasi dan Catat Prestasi Olahraga dalam Dua Tahun

Redaksi 20 Oktober 2026 1 views
Kemenpora Sederhanakan Regulasi dan Catat Prestasi Olahraga dalam Dua Tahun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mencatat capaian dalam tata kelola, prestasi olahraga, dan pembinaan karakter generasi muda selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di bawah Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Kemenpora menyederhanakan regulasi serta memperkuat kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta. Pembinaan cabang olahraga juga diarahkan agar lebih terukur dan mendukung prestasi berkelanjutan.

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah menyusutkan 191 Peraturan Menpora menjadi empat. Jumlah pasalnya berkurang sekitar 60 persen, dari 1.500 menjadi kira-kira 600. Empat aturan tersebut mencakup pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, pembinaan olahraga prestasi, dan industri olahraga.

Penyederhanaan aturan ditujukan untuk memangkas birokrasi yang panjang dan ketentuan yang tumpang tindih, sekaligus memberi kepastian regulasi serta mempercepat koordinasi pusat dan daerah. Kemenpora juga membuka ruang lebih besar bagi dunia usaha dan industri, termasuk dalam pengembangan industri serta wisata olahraga yang turut menciptakan lapangan kerja.

Erick mengatakan penyusutan jumlah peraturan bukan hanya soal memangkas aturan, tetapi juga mengubah cara pemerintah bekerja. Ia menginginkan pemerintah, pemerintah daerah, federasi olahraga, dan industri bergerak dalam satu ekosistem. Menurutnya, olahraga perlu berkembang sebagai sumber prestasi dan kekuatan ekonomi nasional, bukan hanya bergantung pada anggaran pemerintah.

Dalam SEA Games Thailand 2025, Indonesia berada di posisi kedua dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Indonesia kembali menempati peringkat tersebut saat tidak menjadi tuan rumah, setelah terakhir kali mencapainya pada SEA Games Thailand 1995. Lifter Rizki Juniansyah mencatat dua rekor dunia kelas 79 kilogram melalui angkatan clean and jerk 205 kilogram dan total angkatan 365 kilogram. Sementara itu, Diva Renata Jayadi membukukan rekor SEA Games sekaligus rekor nasional lompat galah dengan lompatan 4,35 meter.

Indonesia juga finis di posisi kedua ASEAN Para Games Thailand 2025 yang berlangsung pada Januari 2026. Kontingen nasional meraih 135 medali emas dengan total 393 medali. Taufik Abdul Karim mencatat rekor baru pada nomor lari 100 meter dan 200 meter T11, sedangkan Harsanto Mutiara Cantik melakukannya pada nomor renang 100 meter gaya dada SB9.

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026, yang untuk pertama kalinya digelar. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Timnas Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 5 Oktober 2026.

Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia melampaui target empat medali emas dengan meraih lima emas.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.