bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melaksanakan pelepasan ekspor produk pinang yang dilakukan oleh PT Export Tani Nusantara menuju Bangladesh dan Maladewa. Acara ini bertempat di Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, pada Jumat (12/6). Ekspor yang digagas oleh startup binaan IPB ini dianggap sebagai representasi keberhasilan pelaku usaha di Indonesia dalam memasuki pasar internasional.
Bersamaan dengan momen ekspor tersebut, Kemendag juga menggelar program Campuspreneur di IPB, yang sebelumnya telah diluncurkan pada 2 April lalu dengan tema Pengembangan Wirausaha Muda Berorientasi Ekspor.
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan bahwa program ini menjalin kemitraan dengan 19 institusi perguruan tinggi, termasuk IPB. Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama untuk membina generasi muda menjadi wirausaha yang memiliki daya saing di kancah global.
Menurut Mendag, pelepasan ekspor ini membuktikan bahwa proses perubahan dari ide menjadi produk, pengembangan produk menjadi usaha, hingga akhirnya menjadi eksportir dapat terealisasi. Hal ini juga mencerminkan tujuan yang ingin dicapai melalui Program Campuspreneur.
Program Campuspreneur dirancang untuk menciptakan sebuah ekosistem yang menghubungkan institusi pendidikan tinggi dengan pasar. Melalui program ini, mahasiswa dan alumni mendapatkan dukungan berupa pembinaan kewirausahaan, akses informasi pasar, pendampingan dalam proses ekspor, fasilitasi pertemuan bisnis (business matching), hingga bantuan promosi produk.
Mendag Budi Santoso menambahkan bahwa berbagai kegiatan pendukung seperti diskusi panel, pameran produk, coaching clinic, dan konsultasi bisnis telah disajikan dalam acara tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Kementerian Perdagangan, di antaranya Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi, Kepala Badan Pengembangan SDM Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono, Sekretaris Ditjen PEN Sugih Rahmansyah, Sekretaris BPSDMP Yan Triono, dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekspor dan Jasa Perdagangan Abu Amar. Turut hadir pula Direktur Standardisasi dan Pengendalian Mutu Sukoco, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Bayu Nugroho, Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Dewi Rokhayati, Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Nurimansyah, serta Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kemendag N.M. Kusuma Dewi.