bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 08:28 WIB

Kreator Konten Masuk KBLI 2025, Peluang Tingkatkan Daya Saing UMKM Digital

Redaksi 21 Juni 2026 12 views
Kreator Konten Masuk KBLI 2025, Peluang Tingkatkan Daya Saing UMKM Digital
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Ekonom Universitas Indonesia (UI) Adiwarman Karim menilai bahwa pengintegrasian pelaku usaha ekonomi digital, termasuk kreator konten, ke dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 berpotensi memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia. Menurutnya, kebijakan ini dapat mendorong daya saing UMKM digital di kancah global.

Adiwarman menjelaskan bahwa KBLI lazimnya dimanfaatkan untuk memantau produktivitas berbagai segmen industri, memetakan inovasi, menentukan standar pengupahan, serta merancang kebijakan industri. Dengan dimasukkannya kategori kreator konten digital ke dalam KBLI sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital, transformasi ekonomi dari sektor agraris menuju industri, dan selanjutnya ke ekonomi digital, dapat dipersiapkan dengan baik.

Lebih lanjut, Adiwarman menekankan bahwa klasifikasi ini penting untuk menyiapkan insentif yang spesifik bagi UMKM digital, mengingat kebutuhan insentif mereka berbeda dari UMKM konvensional. Ia menambahkan bahwa KBLI di sektor ekonomi digital juga akan membantu pemerintah dalam membedakan pertumbuhan yang berasal dari UMKM digital dan UMKM tradisional, sehingga skema insentif yang diberikan menjadi lebih tepat sasaran.

Menurut Adiwarman, sektor bisnis kreator konten saat ini memiliki hambatan masuk yang relatif rendah, yang memungkinkan Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional dengan kemampuan teknologi yang setara.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.