bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Kurniawan Dwi Yulianto Harapkan Timnas Indonesia Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026

Redaksi 21 September 2026 17 views
Kurniawan Dwi Yulianto Harapkan Timnas Indonesia Menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, legenda Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto mengungkapkan harapannya agar skuad Garuda dapat mengakhiri penantian gelar juara dengan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Bandung.

Turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung 25 September hingga 8 Oktober, dengan grup A bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sementara grup B di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Kurniawan menyampaikan harapannya pada acara Trophy Tour FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Minggu (20 September). Ia mengatakan ingin menyaksikan generasi pemain Timnas Indonesia saat ini mengangkat trofi yang belum pernah ia raih selama kariernya.

Kurniawan, yang pernah membela Timnas Indonesia antara 1995 hingga 2005, mengakui belum pernah meraih gelar juara bersama tim nasional, sehingga ia menaruh harapan pada skuad yang kini dipimpin pelatih John Herdman untuk membawa pulang trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurut Kurniawan, kompetisi sepak bola antarnegara di Asia Tenggara selalu menawarkan atmosfer yang menarik, sebuah pengalaman yang ia rasakan sejak menjadi pemain hingga menyaksikan perkembangan kompetisi saat ini.

Mantan pemain Ponaryo Astaman memberikan komentar serupa, menilai bahwa keberadaan pemain yang berpengalaman di liga Eropa menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia dalam mengejar gelar di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menekankan pentingnya penampilan terbaik dari seluruh pemain.

Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk bermain di depan pendukung lokal, dengan pertandingan di dua kota, Jakarta dan Bandung. Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Tim akan memulai kompetisi melawan Singapura pada 25 September, diikuti Malaysia pada 28 September, dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.