bytedaily - Pembalap Formula 1 Charles Leclerc menegaskan kembali komitmen dan ambisinya untuk meraih gelar juara dunia bersama Scuderia Ferrari, tim yang telah dibelanya sejak 2019. Mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim asal Italia tersebut, Leclerc menyatakan bahwa mimpinya untuk mengemudi bagi Ferrari sejak kecil masih membara, bahkan semakin kuat seiring berjalannya waktu.
Setelah mencatatkan dua podium dalam tiga seri balapan terakhir musim 2026, Leclerc merasa performa timnya menunjukkan peningkatan signifikan. Ia membandingkan momentum saat ini dengan musim 2022, di mana ia sempat bersaing ketat dengan Max Verstappen untuk gelar juara dunia, meskipun akhirnya harus puas di posisi kedua. Leclerc optimis bahwa hasil positif ini menjadi bukti kemajuan Ferrari dalam upaya mereka kembali ke puncak persaingan, menantang dominasi tim-tim kuat lainnya.
Leclerc, yang kini berusia 28 tahun, menyadari bahwa terakhir kali Ferrari meraih gelar juara dunia pembalap adalah pada tahun 2007 melalui Kimi Raikkonen. Namun, ia menolak untuk terbebani oleh sejarah tersebut. Sebaliknya, ia melihat potensi besar dalam tim saat ini dan bertekad untuk terus mendorong Ferrari meraih kemenangan, menegaskan bahwa kerja keras bertahun-tahun mulai membuahkan hasil positif di lintasan balap musim ini.