bytedaily - Gelandang muda Chelsea, Andrey Santos, secara terbuka mengakui bahwa timnya tengah menghadapi periode terjal yang sulit. Pernyataan ini muncul menyusul kekalahan telak 0-3 dari Manchester City di Stamford Bridge pada Minggu, 12 April 2026, yang semakin memperpanjang catatan minor The Blues di Liga Inggris musim 2025/2026.
Santos, pemain asal Brasil, menyoroti bahwa tekanan untuk meraih kemenangan selalu menyertai klub sebesar Chelsea. "Ketika berbicara tentang Chelsea, itu soal memenangkan pertandingan. Namun saat ini kami belum bisa melakukannya. Ini adalah momen sulit, tetapi kami harus terus melangkah," ungkapnya seperti dikutip dari situs resmi klub. Kekalahan ini menandai tiga pertandingan liga berturut-turut di mana Chelsea gagal mencetak gol dan harus kebobolan tujuh kali, sebuah statistik yang menggambarkan kedalaman masalah tim.
Meskipun mengakui frustrasi yang dirasakan oleh penggemar dan rekan-rekannya, Santos menegaskan bahwa kepercayaan diri untuk finis di zona Liga Champions tetap menjadi motivasi utama. Saat ini, Chelsea menduduki peringkat keenam klasemen sementara dengan 48 poin dari 32 pertandingan, menempatkan mereka di zona Liga Europa. Jarak empat poin dengan Liverpool di posisi kelima, yang merupakan batas akhir zona Liga Champions, menjadi tantangan berat namun bukan hal mustahil menurut pandangannya. "Itulah alasan kami bekerja keras setiap hari supaya berada di papan atas dan bermain di Liga Champions musim depan. Sekarang kami harus bekerja lebih keras lagi dalam latihan untuk bangkit dan memenangkan pertandingan berikutnya," pungkasnya.