bytedaily - Menurut informasi dari google.com, mantan pemain sepak bola legendaris Luis Figo telah menyuarakan desakan agar Gianni Infantino mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIFA. Pernyataan terbuka ini disampaikan Figo melalui akun X miliknya dan menarik perhatian luas dari komunitas sepak bola internasional.
Figo menuduh Infantino berbohong, menipu, dan melakukan pengayaan diri, terutama terkait wacana penjualan saham Piala Dunia kepada pihak swasta. Ia menyatakan bahwa sudah terlambat untuk menyelamatkan martabat Infantino, namun belum terlambat untuk menyelamatkan sepak bola, sehingga Infantino harus segera mundur.
Luis Figo, yang dikenal sebagai gelandang Portugal dan pernah membela klub-klub besar Eropa, memiliki kredibilitas yang signifikan dalam diskusi mengenai tata kelola FIFA. Desakannya ini muncul karena Infantino dinilai telah mencoreng kehormatan jabatan tertinggi di organisasi sepak bola dunia tersebut, bahkan dikabarkan kehilangan dukungan dari staf senior, penasihat, dan penerima Penghargaan Perdamaian FIFA.
Pernyataan Figo ini mencerminkan keprihatinan mendalam terhadap integritas kepemimpinan organisasi olahraga global. Isu ini menjadi relevan bagi para penggemar sepak bola karena menyangkut kepercayaan terhadap lembaga yang mengatur turnamen internasional.
Seruan Figo juga tampaknya sejalan dengan reaksi keras yang dilaporkan datang dari konfederasi benua seperti UEFA, Concacaf, dan AFC, yang menunjukkan adanya peningkatan tekanan publik terhadap reputasi FIFA akibat ketidakstabilan kepemimpinan.