bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Mathew Baker bercerita kepada media Australia tentang pilihannya membela Timnas Indonesia, meski ia memiliki hubungan keluarga dengan kedua negara. Baker lahir di Australia, ayahnya berasal dari negara itu, sedangkan ibunya berasal dari Jakarta dan bermarga Sitorus.
Baker mengaku mencintai Indonesia dan Australia, tetapi memiliki keinginan kuat untuk mengalahkan Australia saat kedua tim bertemu. Ia menyebut belum mendapat kesempatan tersebut dan berharap peluang itu datang pada masa mendatang.
Pada 2024, Baker mulai mendapat tempat di Timnas Indonesia U-16. Saat dipanggil ke tim Australia U-16 pada Agustus, ia memilih menolak panggilan tersebut agar tetap membela Indonesia. Menurutnya, bermain untuk Garuda terasa berbeda dari pertandingan sepak bola biasa karena ada unsur emosional.
Pada 2026, Baker mendapat kesempatan bermain di hadapan pelatih John Herdman. Ia sempat gugup ketika menjalani penampilan pertamanya bersama timnas senior, tetapi kemudian berusaha lebih percaya diri dan fokus membantu tim meraih hasil terbaik. Baker membela Indonesia melawan Oman pada usia 17 tahun 23 hari dan tercatat sebagai pemain termuda yang memperkuat skuad Garuda. Ia juga menjalani karier bersama klub Australia, Melbourne City.