bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Maulana Rifky Yafianda mengatakan tampil tanpa terbebani menjadi salah satu kunci keberhasilannya meraih emas pertama untuk Indonesia di Asian Para Games 2026, Senin (19/10). Ia menjadi juara nomor 100 meter gaya bebas putra S12 cabang para renang.
Rifky mengungguli Dmitry Khorlin dari Uzbekistan yang meraih perak dan Genki Saito dari Jepang yang membawa pulang perunggu. Dikutip dari Antara, Rifky menyampaikan rasa syukurnya setelah perlombaan di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang.
Ia mengakui para pesaing memberi tekanan cukup besar di final. Namun, Rifky berusaha tetap bermain lepas dan tidak memedulikan tekanan tersebut.
Catatan waktunya di final tidak jauh berbeda dari hasil latihan. Rifky pun merasa senang karena dapat menerapkan bekal latihan dalam perlombaan. Ia juga menyebut program latihan dan fasilitas yang tersedia membantunya mencapai hasil tersebut.
Rifky masih berpeluang menambah medali karena akan tampil di nomor 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya bebas, dan 100 meter gaya kupu-kupu.