bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan terhadap pernyataan 'sell Indonesia' yang beredar di media internasional dan media sosial. Menurut Purbaya, pernyataan tersebut kemungkinan besar berasal dari pihak yang tidak sepenuhnya memahami kondisi perekonomian Indonesia.
Purbaya mengutip laporan Bloomberg yang memuat pandangan George Boubouras, Kepala Riset K2 Asset Management. Boubouras, yang mengelola aset sekitar US$4,3 miliar, dikabarkan telah menghentikan seluruh investasinya di Indonesia sejak tahun 2024 dan menyatakan 'Sell Indonesia'. Ia juga mengaku tidak mengenal Indonesia dan tidak akan memberikannya kesempatan.
Menanggapi hal tersebut, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah berupaya memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi ekonomi domestik kepada para pelaku pasar. Salah satu upaya yang dilakukan adalah percepatan konferensi pers APBN Kita pada Jumat (5/6) untuk menyajikan informasi terkini mengenai kondisi fiskal dan perekonomian nasional kepada investor.
Purbaya menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih dalam kondisi baik dan fiskal tetap terjaga. Ia mengimbau para investor untuk mencermati data ekonomi yang ada secara lebih mendalam. "Yang bisa saya katakan sekarang adalah fiskal bagus, ekonominya bagus," tegasnya, seraya menambahkan bahwa kepemimpinan Presiden dinilai masih kuat untuk memastikan kelancaran strategi pembangunan nasional.