bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:17 WIB

NASA dan IBM Luncurkan Model AI Open Source untuk Pemetaan Kawah dan Es Bulan

Redaksi 14 September 2026 7 views
NASA dan IBM Luncurkan Model AI Open Source untuk Pemetaan Kawah dan Es Bulan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Menurut informasi dari cnnindonesia.com, NASA bekerja sama dengan International Business Machines Corporation (IBM) memperkenalkan sebuah model AI bersifat open source yang dirancang untuk membantu ilmuwan mengolah data pengamatan Bulan serta mendukung rencana keberlangsungan manusia di sana.

Model yang dinamakan NASA‑IBM Lunar Foundation Model dilatih dengan citra beresolusi tinggi serta data topografi Bulan, terutama hasil dari Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) NASA yang telah dikumpulkan selama 17 tahun terakhir. Selain itu, data dari misi GRAIL, Lunar Prospector, serta SELENE/Kaguya milik JAXA juga dimasukkan dalam proses pelatihan.

Kepala Petugas Data Sains NASA, Kevin Murphy, menyatakan bahwa model AI ini memanfaatkan data berukuran petabyte yang telah dikumpulkan NASA selama puluhan tahun. "NASA telah menghabiskan puluhan tahun membangun catatan ilmiah yang luar biasa tentang Bulan, tetapi mengumpulkan data hanyalah sebagian dari pekerjaan. Kita juga harus membuat data lebih mudah dieksplorasi dan digunakan oleh para ilmuwan," ujarnya, seperti dilansir situs resmi NASA pada 10 Juli.

Dengan kemampuan pemetaan yang dimiliki model ini, peneliti dapat mengidentifikasi wilayah endapan es, kawah, serta area vulkanik di permukaan Bulan. Penelitian tentang es lunar menjadi sorotan utama karena keberadaan air dan oksigen dapat menjadi sumber daya penting bagi pangkalan Bulan di masa depan serta eksplorasi Mars.

Model tersebut merupakan bagian dari strategi Kantor Kepala Petugas Data Sains NASA untuk memanfaatkan AI dalam eksplorasi planet dan tata surya. Sebelumnya, kolaborasi NASA‑IBM telah menghasilkan model Prithvi yang berfokus pada observasi Bumi untuk pemantauan bencana, pemetaan banjir, prediksi hasil panen, dan badai tropis, serta model Surya yang menggunakan data Matahari untuk memprediksi cuaca antariksa seperti solar flare.

NASA‑IBM Lunar Foundation Model dipublikasikan secara terbuka di platform Hugging Face dan kode sumber lengkapnya tersedia di GitHub, memungkinkan siapa saja untuk menguji dan mengembangkan aplikasi lebih lanjut. Tim ilmuwan yang terlibat mencakup peneliti dari Universities Space Research Association, SETI Institute, University of Maryland, Baltimore County, Howard University, serta berbagai divisi NASA termasuk Ames, Goddard, dan Direktorat Misi Ilmu Planet.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.