bytedaily
Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Nathan Thomas, 18 Tahun, Pecahkan Rekor Profesor Termuda Usai 300 Tahun

Redaksi 01 Agustus 2026 10 views
Nathan Thomas, 18 Tahun, Pecahkan Rekor Profesor Termuda Usai 300 Tahun
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, seorang remaja bernama Nathan Thomas dari Amerika Serikat berhasil memecahkan rekor sebagai profesor termuda dalam sejarah. Ia mulai mengajar di Miami Dade College pada usia 18 tahun 346 hari di tahun 2023, mengakhiri rekor yang telah bertahan selama 306 tahun.

Rekor sebelumnya dipegang oleh Colin Maclaurin, yang menjadi profesor pada usia 19 tahun di tahun 1717. Guinness World Records mencatat bahwa Nathan juga 16 hari lebih muda dari Alia Sabur, pemegang rekor profesor perempuan yang meraih gelar tersebut pada usia 18 tahun 362 hari di tahun 2008.

Nathan mengajar mata kuliah teknik di School of Engineering, Technology & Design, Miami Dade College Kampus Kendall. Ia menyatakan bahwa perbedaan usia yang tidak terlalu jauh dengan mahasiswanya tidak menjadi hambatan. "Begitu di ruang kelas, semua orang ada di sana karena alasan yang sama, yaitu untuk belajar," ujar Nathan kepada Guinness World Records, seraya menambahkan bahwa usia bukanlah faktor yang memengaruhi, melainkan fokus pada tugas mengajar dan membantu siswa.

Perjalanan akademis Nathan dimulai sejak usia 10 tahun dengan mengikuti program kuliah dual enrollment di Miami Dade College, sebelum akhirnya pindah ke Florida International University pada usia 14 tahun. Ia berhasil menyelesaikan gelar sarjana dan magister Teknik Elektro dengan predikat honours sebelum mencapai usia 18 tahun.

Nathan mengungkapkan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang paling disukainya sejak kecil. Ia juga menyebut latar belakang kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai insinyur turut memengaruhi cara berpikirnya sejak dini.

Saat ini, Nathan yang berusia 21 tahun sedang menempuh program juris doctor di University of Miami School of Law dan ditargetkan lulus pada 2028. Ia berencana untuk meniti karier di bidang hukum kekayaan intelektual, khususnya yang berkaitan dengan sektor STEM.

Di luar kesibukannya di dunia akademik, Nathan tetap menjalani aktivitas layaknya anak muda pada umumnya, termasuk bermain basket, tenis, golf, dan piano klasik.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.