bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu membawa perangkat internet satelit Starlink Mini saat berpidato di hadapan Majelis Umum PBB. Dalam pidato selama 40 menit itu, ia menyinggung pelarangan Starlink oleh pemerintah Iran.
Netanyahu mengkritik pembatasan akses internet di Iran. Ia mengatakan pemerintah negara tersebut berupaya membungkam perbedaan pendapat dengan menutup akses internet selama sekitar lima bulan. Menurut Netanyahu, pemerintah Iran takut rakyatnya dapat mengakses internet.
Ia menyatakan Starlink membantu warga Iran memperoleh informasi, menggunakan hak pilih, serta menjalankan kebebasan berpikir dan berbicara. Netanyahu juga mengatakan akan meninggalkan perangkat Starlink Mini agar dapat diserahkan kepada delegasi Iran.
Iran melarang layanan internet satelit SpaceX tersebut karena dinilai dapat menembus penyensoran pemerintah. Meski otoritas Iran berupaya menyita perangkatnya, puluhan ribu antena Starlink dilaporkan telah diselundupkan ke negara itu.
SpaceX mulai menyediakan akses internet satelit gratis bagi pengguna perangkat Starlink di Iran pada Januari 2026. Laporan menyebut langkah itu berlangsung saat pemerintah melakukan tindakan militer terhadap para pengunjuk rasa, sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran.