bytedaily - Melansir cnnindonesia.com, OpenAI mengumumkan bahwa iklan telah hadir di ChatGPT di lebih dari 60 negara, termasuk Indonesia. Iklan tidak hanya ditampilkan kepada pengguna gratis, tetapi juga pengguna Go, paket berbayar termurah.
OpenAI menyebut langkah tersebut berkaitan dengan biaya operasional. Kehadiran iklan diharapkan membantu perusahaan mempertahankan layanan gratis dan terjangkau agar dapat terus digunakan berbagai kalangan.
Menurut informasi di situs resmi OpenAI, ChatGPT Ads mulai diluncurkan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam, serta Taiwan. Peluncuran ini menyusul kehadirannya di Asia Pasifik dan sejumlah wilayah lain.
Iklan dapat muncul ketika pengguna membicarakan kebutuhan tertentu dengan ChatGPT, seperti merencanakan perjalanan, mencari perangkat lunak untuk bisnis, atau mendekorasi rumah. OpenAI mengatakan iklan produk atau layanan yang relevan dapat ditampilkan sebagai pilihan bagi pengguna.
OpenAI menyatakan iklan akan diberi label dan dipisahkan dari jawaban ChatGPT. Perusahaan juga menegaskan bahwa iklan tidak memengaruhi jawaban yang diberikan layanan tersebut.
Iklan hanya ditampilkan kepada pengguna paket Free dan Go. Pengguna Plus, Pro, dan Enterprise tetap menggunakan ChatGPT tanpa iklan. OpenAI juga menyatakan tidak akan menjual data pelanggan dan akan menjaga kerahasiaan percakapan dari pengiklan.
Calon pengiklan dapat mengakses ChatGPT Ads melalui tim OpenAI Ads Solutions atau melalui mitra teknologi dan agensi, termasuk dentsu, Havas Media, Omnicom Media, Publicis Groupe, dan WPP. Bisnis yang memenuhi syarat juga dapat menggunakan Ads Manager secara mandiri.
Executive Director Brand and Growth Marketing Shopee, Peggy Zhu, menyambut perluasan layanan tersebut. Ia mengatakan Shopee puas bekerja sama dengan OpenAI untuk meningkatkan pengalaman belanja daring serta mendukung perkembangan bisnis penjual.
Peggy menyampaikan bahwa Shopee akan terus memperluas akses ke teknologi AI yang membantu pembeli menemukan kebutuhan mereka dan memungkinkan penjual menjangkau serta melayani pelanggan secara lebih efektif.
OpenAI menyebut puluhan ribu pengiklan telah menjalankan iklan di ChatGPT untuk menjangkau pengguna di berbagai negara. Perusahaan mengatakan pendapatan ChatGPT Ads mencapai US$1 miliar atau Rp17,9 triliun pada akhir Agustus, kurang dari 200 hari sejak layanan tersebut diluncurkan.
Dalam beberapa bulan mendatang, OpenAI berencana memperluas jangkauan ChatGPT Ads ke wilayah lain. Perusahaan juga menyebut akan menghadirkan sejumlah peningkatan, termasuk format baru dan alat optimasi.