bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Oppo memperkenalkan ColorOS 17 pada Selasa (13/10) sebagai penerus ColorOS 16. Oppo menyebut sistem operasi terbaru ini menawarkan penggunaan yang lebih mulus dan kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi. ColorOS 17 akan debut di Oppo Find X10 Series sebelum digulirkan secara bertahap ke perangkat lain.
ColorOS 17 mengusung Living Flow Design, bahasa desain baru yang diklaim membuat animasi, perpindahan aplikasi, dan respons sentuhan lebih lancar. Sistem ini juga memakai Unified Rendering Architecture. Menurut Oppo, teknologi tersebut mengurangi beban rendering hingga 30 persen dan pemakaian RAM untuk rendering hingga 25 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Oppo turut menyematkan Laminar Flow Engine untuk meningkatkan respons sistem. Teknologi itu diklaim meningkatkan stabilitas saat membuka aplikasi hingga 55 persen serta mempercepat pemuatan thumbnail foto di galeri hingga 50 persen. Dalam pengujian internal, ColorOS 17 disebut mampu mempertahankan lebih dari 90 persen kelancaran performa awal meski kapasitas penyimpanan terisi hingga 90 persen.
Pada sisi AI, Agent Mode di AI Mind Pilot dapat menjalankan sejumlah tugas berdasarkan instruksi pengguna. Contohnya, mencari dan merapikan file, menemukan foto perjalanan tertentu di Galeri, serta menyusun itinerary. Ada pula AI Photo Agent yang memungkinkan pengguna menyampaikan deskripsi penyuntingan dengan bahasa sehari-hari. Fitur tersebut juga dapat menganalisis foto dan menyarankan penyesuaian warna atau nuansa visual berdasarkan suasana serta subjek gambar.
AI Mind Space kini dapat menyimpan dan mengatur informasi dari dokumen maupun tautan video. Melalui Memory Collection, sistem akan mengelompokkan informasi terkait menjadi koleksi dan rangkuman. Oppo menyebut fitur ini dapat menyediakan layanan sesuai kebutuhan, seperti rekomendasi musik saat earphone tersambung, rangkuman informasi pada pagi hari, dan pengingat perjalanan.
Untuk keamanan, Oppo menghadirkan AI Call Guard yang diklaim bisa mendeteksi risiko penipuan secara real-time, termasuk suara buatan dan manipulasi wajah melalui AI Swap. Jika mendeteksi potensi penipuan, sistem akan memberi peringatan kepada pengguna. Oppo juga menyertakan teknologi Private Computing Cloud (CPC); keterangan sumber mengenai fungsi teknologi ini terpotong.