bytedaily - Menurut informasi dari cnnindonesia.com, pelatih asal Korea Selatan Park Hang Seo yang kini membina klub divisi dua Liga Thailand, Kanchanaburi FC, melontarkan kritik tajam terhadap kualitas keputusan wasit setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan Nakhon Pathom pada Rabu, 16 September.
Park menyatakan, "Saya memiliki beberapa kata untuk wasit. Sekarang saya mengerti mengapa tim nasional Thailand terus kalah melawan Vietnam, karena keputusan-keputusan seperti ini dari wasit."
Dalam konferensi pers pasca pertandingan, ia menambahkan bahwa hal tersebut mungkin menjadi salah satu faktor menghambat perkembangan sepak bola Thailand.
Pada laga tersebut, pemain Kanchanaburi, Jean Hebert, dikeluarkan dari lapangan setelah menerima dua kartu kuning. Wasit Amnat Makklang menilai tindakan striker itu sebagai pelanggaran keras, sehingga tim harus bertahan dengan sepuluh pemain di babak kedua. Kanchanaburi sempat unggul pada menit ke-67 lewat gol Payanat Thodsanid, namun Banjong Phadungpattanodom menyamakan kedudukan pada menit ke-84.
Reaksi warganet Thailand muncul di kolom komentar konten kreator Jay Worapath, di mana sejumlah netizen mengekspresikan kekecewaan mereka. Salah satu komentar menyoroti bahwa suporter Kanchanaburi juga merupakan pendukung timnas Thailand, sehingga pernyataan Park dianggap menyakitkan. Netizen lain menegaskan bahwa permintaan maaf menjadi pilihan Park, namun mereka berharap ia menyadari bahwa komentar tersebut terlalu keras.