bytedaily
Senin, 19 Oktober 2026 - 10:36 WIB

Pelatih FC Seoul Menyesal Rotasi Pemain Muda pada Laga ACL 2 melawan Persib

Redaksi 17 September 2026 16 views
Pelatih FC Seoul Menyesal Rotasi Pemain Muda pada Laga ACL 2 melawan Persib
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih FC Seoul, Kim Ki Dong, menyatakan penyesalan setelah keputusan menurunkan delapan pemain muda dalam pertandingan AFC Champions League 2 melawan Persib berujung pada kekalahan.

Kim Ki Dong menjelaskan bahwa rotasi pemain dilakukan karena jadwal tim yang padat, sehingga ia menurunkan pemain yang belum pernah tampil pada musim ini. Meskipun melakukan rotasi, ia mengaku tetap mengharapkan kemenangan karena pertandingan tersebut merupakan laga kandang pertama di ACL 2 musim ini.

Menurutnya, tim berusaha menjaga pertahanan pada babak pertama, namun gol yang masuk di menit awal babak kedua membuat pemain muda kesulitan mengatasi tekanan.

Pelatih juga menambahkan bahwa para pemain muda tersebut jarang berlatih bersamanya dan kebanyakan berasal dari SMA Osan. Ia menekankan bahwa mereka harus bekerja keras untuk bertahan di level profesional, dan jika tidak mampu, kemungkinan besar mereka akan dikeluarkan dari tim.

Setelah kekalahan tersebut, FC Seoul yang saat ini berada di puncak klasemen K League akan menghadapi Pohang Steelers pada akhir pekan mendatang. Kim Ki Dong menegaskan fokus utama tim tetap pada liga domestik, dengan gambaran kejuaraan yang lebih jelas setelah bulan Oktober.

Ia juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika klub mengamankan gelar liga sebelum memasuki fase ACL 2, peluang untuk melaju ke babak 16 besar bisa terancam. Pelatih menyesal atas rotasi yang dilakukan di ACL 2 dan menilai bahwa konsistensi tim masih diperlukan, sambil menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk membahas target di kompetisi tersebut.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.