bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim nasional Malaysia, Tan Cheng Hoe, menyatakan bahwa barisan pertahanan timnya belum cukup tangguh untuk mengantisipasi serangan tajam dari Vietnam. Pernyataan ini muncul setelah Malaysia menelan kekalahan 0-2 dari Vietnam dalam pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8).
Menurut Tan Cheng Hoe, kerapuhan lini pertahanan Malaysia disebabkan oleh minimnya pengalaman bertanding para pemain di level internasional. Ia mengakui bahwa sebagian besar pemain yang diturunkan di lini belakang masih berusia muda, bahkan ada yang baru melakoni debut bersama tim senior.
Salah satu momen krusial yang disorot adalah pergantian pemain bertahan Rodney Celvin Akwensivie yang mengalami cedera di awal pertandingan. Rodney, yang berusia 29 tahun dan memiliki pengalaman lebih banyak, digantikan oleh Aysar Hadi yang baru pertama kali bermain untuk timnas senior Malaysia. Hal ini membuat empat pemain belakang Malaysia yang diturunkan malam itu semuanya berusia di bawah 24 tahun.
Meskipun demikian, Tan Cheng Hoe tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain mudanya. Ia menilai pengalaman bertanding di semifinal melawan Vietnam merupakan pelajaran berharga bagi mereka untuk menghadapi tekanan di level internasional. Pelatih berusia 58 tahun itu berharap para pemain muda dapat terus berlatih keras demi mendapatkan tempat di tim nasional di masa mendatang.
Malaysia kini dihadapkan pada tugas berat untuk mengejar ketertinggalan dua gol pada leg kedua semifinal yang akan digelar di Hanoi pada Rabu (19/8) malam jika ingin melaju ke babak final Piala AFF.