bytedaily
Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Pelatih Singapura Ungkap Penyebab Cekcok dengan Pelatih Thailand

Redaksi 18 Agustus 2026 4 views
Pelatih Singapura Ungkap Penyebab Cekcok dengan Pelatih Thailand
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih tim nasional Singapura, Gavin Lee, akhirnya memberikan klarifikasi mengenai insiden adu mulut dengan pelatih Thailand, Anthony Hudson, usai pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, pada Sabtu (15/8) tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3 untuk Singapura.

Menurut Gavin Lee, ketegangan antara dirinya dan Anthony Hudson dipicu oleh ucapan yang kurang pantas dari pelatih tim lawan. "Sepak bola adalah permainan yang melibatkan emosi. Terkadang kita kehilangan kendali dan itulah yang berusaha kami hindari," ujar Lee mengutip ESPN. Ia menambahkan bahwa Hudson menghampirinya dan melontarkan beberapa komentar, namun Lee menyatakan bahwa deskripsi Hudson mengenai percakapan tersebut tidak sepenuhnya akurat dan hal itu merupakan percakapan personal antara dirinya dan Hudson.

Meskipun demikian, Lee menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap Hudson maupun tim Thailand. Ia menekankan bahwa kedua tim tetap saling menghormati sebagai lawan, namun fokus utama saat pertandingan adalah menjalankan tugas masing-masing di lapangan.

Menanggapi isu mengenai waktu lemparan ke dalam yang sempat dipermasalahkan oleh Hudson, Lee menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan wasit. "Dan terlepas dari apakah seseorang memang membutuhkan waktu lama untuk melakukan lemparan ke dalam atau tidak, saya bukan wasit. Pada akhirnya, dia bisa menanyakan beberapa hal kepada wasit, bukan kepada saya," jelas Lee.

Pertemuan antara Gavin Lee dan Anthony Hudson akan kembali terjadi dalam leg kedua semifinal Piala AFF 2026 yang dijadwalkan pada Selasa (18/8) malam WIB, di mana Thailand akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Rajangamala, Bangkok.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.