bytedaily
Senin, 17 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Pelatih Thailand Merasa Malu Akibat Insiden dengan Pelatih Singapura di Piala AFF

Redaksi 17 Agustus 2026 3 views
Pelatih Thailand Merasa Malu Akibat Insiden dengan Pelatih Singapura di Piala AFF
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menyatakan rasa malunya setelah terlibat perselisihan dengan Pelatih Singapura, Gavin Lee, pada pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2026 yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi di akhir laga yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Kallang, pada 15 Agustus. Ketegangan sempat muncul ketika Hudson menghampiri Lee untuk berjabat tangan di pinggir lapangan. Keduanya terlihat terlibat dalam percakapan emosional selama beberapa detik.

Hudson menjelaskan bahwa ia menyampaikan kekecewaannya kepada Lee mengenai situasi pertandingan yang dinilainya tidak menyenangkan bagi tim pelatih Thailand. Salah satu poin yang disorot adalah lamanya pemain Singapura menahan bola untuk lemparan ke dalam, yang diperkirakan mencapai 14-15 detik.

Menyadari momen tersebut menjadi perbincangan luas di media sosial keesokan harinya, Hudson mengungkapkan rasa malu yang mendalam. Ia bahkan mengaku merasa malu ketika ibunya menanyakan alasan di balik perilakunya tersebut.

Meskipun Thailand memiliki keunggulan agregat 3-1 atas Singapura berkat kemenangan di leg pertama, Hudson menekankan bahwa timnya tetap waspada menjelang leg kedua di Stadion Rajamangala, Bangkok. Ia mengakui Singapura sebagai tim papan atas dengan taktik yang baik dan pelatih yang kompeten, sehingga pertandingan diprediksi akan tetap berjalan sulit.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.