bytedaily
Kamis, 09 Juli 2026 - 18:32 WIB

Pelatih Timnas Voli Putra Ungkap Alasan Panggil Tiga Pemain Veteran untuk SEA V Cup 2026

Redaksi 09 Juli 2026 1 views
Pelatih Timnas Voli Putra Ungkap Alasan Panggil Tiga Pemain Veteran untuk SEA V Cup 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, pelatih Timnas Voli Putra Indonesia, Reidel Toiran, membeberkan alasan di balik pemanggilan tiga pemain berpengalaman untuk memperkuat tim dalam ajang SEA V Cup 2026. Ketiga pemain tersebut adalah Dio Zulfikri yang berposisi sebagai setter, Sigit Ardian sebagai outside hitter, dan Fahreza Rakha Abhinaya yang berposisi sebagai libero.

Menurut Reidel, kehadiran para pemain senior ini dinilai memberikan dampak positif yang signifikan bagi tim. Ia menyatakan bahwa, "Untuk saat ini mereka paling baik untuk tim ini. Sejauh ini dari segi kompetisi, chemistry, mereka cocok dan bisa bawa performa tim naik." Pernyataan ini disampaikan Reidel di Bogor pada Kamis (9/7).

Lebih lanjut, pelatih asal Kuba itu berencana memanfaatkan momentum motivasi tinggi para pemain yang baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Championship 2026. "Semangat masih tinggi mumpung setelah juara kemarin di AVC. Anak-anak lebih semangat. Itu yang paling penting," tuturnya. Ia menambahkan bahwa dengan semangat yang tinggi dan kerja keras, performa mereka diprediksi akan terus meningkat.

Dalam SEA V Cup 2026, Indonesia akan bersaing di Grup B bersama Filipina dan Vietnam. Sementara itu, Grup A diisi oleh Thailand, Kamboja, dan Myanmar. Menghadapi persaingan yang ada demi meraih gelar juara, Reidel Toiran menunjukkan optimisme. Ia meyakini bahwa Farhan Halim dan rekan-rekannya mampu memenuhi harapan untuk kembali naik ke podium tertinggi.

"Kalau target tentu tetap juara. Tapi kami harus lebih maksimal dari segi persiapan karena harus menyusun skuad ke Asian Games," pungkas Reidel.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.