bytedaily - Melansir laporan cnnindonesia.com, Egy Maulana Vikri tampil menonjol setelah masuk sebagai pemain pengganti saat Indonesia menghadapi Bangladesh. Penampilan itu membuka peluang bagi Egy untuk menjadi starter dalam final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand.
Egy menggantikan Ragnar Oratmangoen pada menit ke-73. Ia kemudian mengirim umpan jauh kepada Ole Romeny yang berujung pada gol kesembilan Indonesia. Mitchell Baker mencetak gol tersebut, yang memastikan langkah Indonesia ke final.
Egy juga sempat mengancam gawang Bangladesh melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, kiper lawan berhasil menepis bola.
Kebugaran menjadi salah satu faktor yang berpotensi menguntungkan Egy. Ia dinilai lebih bugar dibandingkan Ragnar, yang lebih sering menjadi starter sepanjang FIFA ASEAN Cup. Kondisi tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi pelatih John Herdman, mengingat laga melawan Thailand merupakan pertandingan keempat Indonesia dalam dua pekan terakhir.
Faktor lain berkaitan dengan posisi bermain. Ole Romeny mengatakan dirinya lebih nyaman bergerak di sisi kiri pada paruh akhir pertandingan melawan Bangladesh. Dari posisi itu, ia mencatatkan dua assist untuk Luke Vickery dan Baker.
Jika Egy dimainkan, ia dapat menempati sisi kanan sementara Romeny bergerak di kiri. Egy memiliki kemampuan menggiring bola dan melakukan akselerasi ke kotak penalti, yang dapat mendukung aliran bola kepada Baker.