bytedaily
Jumat, 10 Juli 2026 - 05:40 WIB

Pemerintah Luncurkan BBM B50, Harga di Luar Subsidi Capai Rp16 Ribu per Liter

Redaksi 10 Juli 2026 1 views
Pemerintah Luncurkan BBM B50, Harga di Luar Subsidi Capai Rp16 Ribu per Liter
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis baru B50 pada Kamis (8/7) di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. B50 merupakan bahan bakar biodiesel yang menggabungkan 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit (FAME) dengan 50 persen solar fosil.

Peluncuran B50 ini merupakan kelanjutan dari program mandatori biodiesel pemerintah yang sebelumnya telah menerapkan B20, B30, dan B40. Angka pada penamaan BBM tersebut merujuk pada persentase kandungan biodiesel dalam campurannya. Dengan hadirnya B50, maka BBM ini akan menggantikan posisi B40 yang telah beredar sebelumnya.

Terkait harga, B50 ditetapkan dalam dua kategori. Untuk kendaraan penumpang, harga B50 dibanderol Rp6.800 per liter, sedangkan untuk industri harganya berkisar antara Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per liter. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa harga yang lebih murah untuk kendaraan penumpang disebabkan oleh adanya subsidi, sementara untuk industri mengacu pada harga pasar.

Menurut Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jawa telah mendistribusikan B50, menggantikan stok B40. Ia menyatakan bahwa 57 persen SPBU Pertamina sudah menyalurkan B50, dengan dominasi di wilayah Jawa dan Sumatera, serta sebagian Sulawesi.

Penjualan B50 secara penuh dijadwalkan mulai Oktober 2026. Keputusan ini memberikan masa transisi selama tiga bulan bagi pelaku usaha untuk menyelesaikan stok B40 yang masih ada. Hal ini sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 yang mengatur kewajiban pencampuran biodiesel sebesar 50 persen dalam minyak solar.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.