bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, tim nasional Singapura harus mengubur mimpinya berlaga di final Piala AFF 2026 setelah kalah agregat dari Thailand di babak semifinal. Momen tendangan penalti menjadi sorotan utama yang dinilai menjadi mimpi buruk bagi Singapura dalam persaingan tersebut.
Pada pertandingan leg kedua semifinal yang digelar Selasa (18/8), Singapura berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Thailand. Namun, hasil ini belum cukup untuk memastikan kelolosan ke partai puncak. Kekalahan 1-3 pada leg pertama membuat agregat akhir menjadi 3-4 untuk keunggulan Thailand.
Dalam dua leg pertandingan, kegagalan mengeksekusi penalti teridentifikasi sebagai faktor krusial. Pada leg pertama, Shawal Anuar gagal menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti saat Singapura tertinggal 0-2. Jika saja tendangan tersebut berhasil, Singapura hanya akan tertinggal satu gol di babak pertama, yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan di babak kedua.
Nasib serupa kembali dialami Singapura di leg kedua. Saat pertandingan baru saja unggul 1-0 dan berupaya mengejar ketertinggalan agregat, gawang Singapura justru berhasil dibobol oleh Thailand melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Kakana Khamyok. Gol tersebut menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Meskipun Singapura sempat menambah gol dan memenangkan leg kedua dengan skor 2-1, total agregat akhir tetap tidak berpihak. Kekurangan satu gol lagi membuat Singapura harus tersingkir dari turnamen Piala AFF 2026.