bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 09:54 WIB

Penjualan Motor Listrik Indomobil Naik Signifikan Pasca Kenaikan Harga BBM

Redaksi 20 Juni 2026 13 views
Penjualan Motor Listrik Indomobil Naik Signifikan Pasca Kenaikan Harga BBM
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Indomobil eMotor Internasional melaporkan adanya peningkatan penjualan motor listrik miliknya yang cukup drastis pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Peningkatan ini sejalan dengan semakin tingginya minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.

CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan, menyatakan bahwa perusahaan mencatat kenaikan penjualan sekitar tiga hingga empat kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Ia menambahkan, kenaikan harga BBM menjadi salah satu pemicu utama masyarakat mulai mempertimbangkan biaya operasional kendaraan dalam jangka panjang, menjadikan motor listrik sebagai alternatif untuk menekan pengeluaran harian.

Tren ini juga terlihat dari meningkatnya aktivitas tukar tambah kendaraan bermotor konvensional ke motor listrik. Pius Wirawan mengungkapkan bahwa pihaknya menerima informasi dari sejumlah showroom motor bekas mengenai peningkatan pasokan kendaraan bekas. Hal ini disebabkan oleh banyaknya konsumen yang menukarkan motor bensin mereka untuk beralih ke motor listrik.

Pius Wirawan menilai kesadaran masyarakat mengenai manfaat motor listrik akan terus berkembang. Ia memprediksi, ketika semakin banyak masyarakat memahami motor listrik sebagai solusi mobilitas yang efisien, tren perpindahan dari kendaraan berbahan bakar bensin akan semakin meningkat. Perusahaan terus memantau perkembangan pasar kendaraan listrik nasional yang dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar di masa mendatang.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.