bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 02:54 WIB

Perbandingan Fitur Siri AI Terbaru Apple dengan Gemini di Android

Redaksi 12 Juni 2026 13 views
Perbandingan Fitur Siri AI Terbaru Apple dengan Gemini di Android
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Apple baru saja mengumumkan Siri AI yang diperkuat oleh Apple Intelligence pada acara WWDC 2026, Senin (8/6). Asisten digital terbaru ini merupakan hasil kolaborasi Apple dengan Google, yang mengintegrasikan teknologi di balik model kecerdasan buatan Gemini.

Perubahan Siri dari versi konvensional ke Siri AI memiliki kemiripan dengan evolusi Google Assistant menjadi aplikasi Gemini pada ponsel Android. Dengan pembaruan ini, Siri kini mampu memahami konteks pribadi pengguna dan melakukan percakapan dua arah yang lebih alami.

Peningkatan ini semakin memanaskan persaingan teknologi AI di pasar ponsel pintar. Dengan basis teknologi dari Google, kemampuan baru Siri AI kini bersaing langsung dengan ekosistem yang telah terbangun di perangkat Android.

Menurut perbandingan yang dirilis 9to5Google, tampilan visual Siri AI di iPhone memanfaatkan area Dynamic Island, sedangkan Gemini di Android tampil di bagian bawah layar. Kedua asisten ini memungkinkan pengguna untuk memperbesar tampilan jawaban AI atau mengetik langsung di area yang tersedia.

Apple juga menghadirkan aplikasi Siri tersendiri yang menampilkan riwayat percakapan dalam format kartu, menyerupai Google Keep. Dari segi audio, Siri kini memiliki suara yang lebih ekspresif dengan kontrol kecepatan dan intonasi, sementara Google berencana menambahkan dialek regional untuk Gemini di Android.

Fitur pengetikan suara pada Siri diklaim mengalami peningkatan akurasi yang signifikan, mampu menangkap ucapan pengguna secara lebih tepat, termasuk ejaan, tanda baca, dan penggunaan huruf kapital. Apple juga menyertakan mode 'Siri' baru pada aplikasi kamera bawaannya yang menawarkan integrasi lebih baik dibandingkan Google Lens.

Mode baru ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan informasi nutrisi makanan langsung dengan mengarahkan kamera ke piring, atau membagi tagihan restoran secara otomatis dengan mengarahkan kamera ke lembar tagihan dan memilih menu yang dipesan, kemudian menggunakan Apple Cash. Selain itu, sistem dapat menyarankan tindakan relevan untuk memasukkan beberapa jadwal ke kalender sekaligus hanya dengan menyorot lembar jadwal.

Di peramban web Safari, Apple Intelligence digunakan untuk mengorganisasi tab berdasarkan topik, sebuah fitur yang juga sedang diuji oleh Google Chrome. Namun, Safari melangkah lebih jauh dengan fitur "Notify Me" yang memantau perubahan pada halaman web berdasarkan perintah teks natural pengguna dan memberikan notifikasi. Safari juga mampu membuat ekstensi kustom hanya dari deskripsi teks pengguna.

Untuk keamanan, aplikasi Passwords Apple kini dapat otomatis bernavigasi di situs web untuk masuk dan memperbaiki kata sandi pengguna, mirip dengan teknologi agen kata sandi yang diumumkan Google untuk Chrome tahun lalu. Apple Intelligence di aplikasi Messages memberikan saran berdasarkan konteks obrolan, serupa dengan fitur di Google Messages. Sementara itu, fitur Call Context di aplikasi telepon Apple dapat menampilkan informasi terkait panggilan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.