bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan energi berupa bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pasca-gempa bumi yang melanda wilayah tersebut. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, turut meninjau langsung lokasi bencana dan memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Fuel Terminal (FT) Reo pada Senin, 17 Agustus 2026. Ia menyatakan, atas nama Pertamina, menyampaikan duka cita mendalam bagi korban jiwa dan keprihatinan bagi seluruh masyarakat yang terdampak. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pertamina hadir untuk mendukung percepatan penanganan bencana, dengan fokus utama pada keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menjelaskan bahwa Pertamina Group memprioritaskan dua aspek utama dalam penanganan pascagempa, yaitu menjaga ketersediaan energi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Koordinasi intensif dilakukan dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar sembari menyalurkan bantuan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Baron menambahkan, sebagian besar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Flores telah kembali beroperasi normal, sementara layanan energi lainnya dipulihkan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan. Melalui program Pertamina Peduli, bantuan berupa kebutuhan dasar, obat-obatan, perlengkapan kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan dan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Bantuan yang telah diberikan hingga hari kedua pascagempa mencakup tenda, obat-obatan, dan sembako, serta memastikan ketersediaan pasokan LPG untuk rumah tangga dan BBM di wilayah terdampak.
Untuk mendukung pemulihan akses transportasi, Pertamina juga telah menyiapkan pasokan solar untuk alat berat yang digunakan dalam penanganan longsor di ruas Trans-Flores Ende-Bajawa, guna mempercepat pemulihan konektivitas jalan. Menindaklanjuti laporan kelangkaan BBM di Nagekeo, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus segera melakukan penanganan. Selain itu, ketersediaan Avtur menjadi prioritas di Bandara Labuan Bajo dan Maumere yang berfungsi sebagai titik mobilisasi bantuan dan posko tanggap darurat.