bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 01:48 WIB

Pertamina Patra Niaga Perketat Pengelolaan Impurities Demi Jaga Kualitas BBM

Redaksi 15 Juni 2026 18 views
Pertamina Patra Niaga Perketat Pengelolaan Impurities Demi Jaga Kualitas BBM
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menegaskan komitmennya dalam menjaga kepuasan konsumen melalui produksi bahan bakar minyak (BBM) yang berkualitas. PPN melakukan serangkaian pengawasan ketat terhadap produk BBM, mulai dari proses pengolahan di kilang, pengujian di laboratorium, hingga distribusi kepada konsumen.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa salah satu metode utama untuk memastikan mutu BBM yang dihasilkan kilang Pertamina adalah melalui pengelolaan impurities. Proses ini bertujuan untuk mengurangi zat-zat pengotor alami yang terdapat dalam minyak mentah (crude), seperti sulfur, garam, asam naftenat, nitrogen, serta logam berat seperti nikel, vanadium, dan merkuri.

Roberth menambahkan bahwa pengelolaan impurities sangat krusial untuk mencegah kontaminasi yang dapat mengganggu kinerja kilang dan menjaga kualitas produk akhir. Hal ini juga penting untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap kualitas BBM yang diproduksi oleh Pertamina Patra Niaga.

Lebih lanjut, Roberth memaparkan bahwa terdapat tiga tahapan dalam pengelolaan impurities yang diterapkan di enam kilang Pertamina Patra Niaga. Tahap pertama meliputi fleksibilitas operasi kilang melalui seleksi dan pencampuran crude menggunakan Crude Acceptance Matrix (CAM) dan blending, yang memungkinkan pengolahan crude berimpuritas tinggi secara aman. Tahap kedua adalah pre-treatment dan chemical treatment yang didukung teknologi desalter, hydrotreating, serta injeksi bahan kimia pelindung korosi untuk menurunkan kadar air, garam, sulfur, nitrogen, dan logam. Tahap terakhir adalah asset integrity & reliability, yang memastikan operasional kilang aman dan berkelanjutan melalui penggunaan material anti-korosi, inspeksi berkala, dan pemeliharaan rutin.

Hasil dari ketiga tahapan pengelolaan impurities ini adalah produksi BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, termasuk BBM standar Euro 4 dengan kandungan sulfur rendah seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex. BBM standar Euro 4 diklaim dapat membuat mesin kendaraan lebih awet karena minim korosi, konsumsi BBM lebih hemat berkat pembakaran yang efisien, serta berkontribusi mengurangi polusi udara.

Roberth menyimpulkan bahwa pengelolaan impurities tidak hanya menjaga keandalan operasional kilang, tetapi juga meningkatkan kenyamanan berkendara bagi konsumen. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memastikan pasokan energi nasional yang berkelanjutan dan berkualitas unggul.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.