bytedaily
Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Pertarungan Pertama Manusia vs Robot Humanoid Digelar di San Francisco

Redaksi 22 September 2026 16 views
Pertarungan Pertama Manusia vs Robot Humanoid Digelar di San Francisco
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, sebuah pertandingan antara manusia dan robot humanoid pertama kali dilangsungkan di San Francisco, Amerika Serikat, dan langsung menjadi sorotan di media sosial.

Acara tersebut mempertemukan influencer sekaligus kreator konten Frankie LaPenna dengan robot humanoid setinggi kira-kira enam kaki atau 1,8 meter, yang diselenggarakan oleh perusahaan robotika asal AS, REK, sebagai bagian dari pengembangan gim pertarungan berbasis realitas virtual.

Dalam konsep yang diusung, manusia mengendalikan robot humanoid dari jarak jauh untuk beradu melawan robot lain, mirip dengan skenario film Real Steel. Video pertandingan yang diunggah di akun X REK dan Instagram LaPenna menampilkan LaPenna masuk ke arena berbentuk kandang untuk menghadapi robot yang dikendalikan secara remote.

REK menyebut laga tersebut sebagai pertarungan pertama antara manusia dan robot humanoid yang mereka selenggarakan, menuliskan, "Kita baru saja mencatat sejarah dengan pertarungan pertama antara manusia melawan robot Terminator. Frankie LaPenna telah berjuang sekuat tenaga" pada Senin (21/9).

Sebelum duel dimulai, robot berkeliling arena dan melakukan pemanasan. LaPenna kemudian melancarkan serangkaian pukulan, sementara robot menanggapi dengan pukulan dan tendangan. Pada beberapa momen, tendangan robot tampak cukup kuat hingga menyebabkan LaPenna terpental ke sisi kandang.

Hingga kini belum ada kepastian siapa yang keluar sebagai pemenang, namun REK berjanji akan merilis rekaman tambahan dari pertarungan tersebut.

Walaupun digambarkan sebagai konfrontasi antara manusia dan robot, robot humanoid tersebut tidak beroperasi secara mandiri; ia dikendalikan dari jarak jauh oleh manusia sebagai bagian dari sistem pertarungan virtual reality milik REK.

Menurut NDTV, peristiwa ini memicu perbincangan mengenai kemungkinan robot yang dikendalikan manusia masuk ke olahraga tarung profesional di masa depan. Beberapa pengguna media sosial membandingkan kemampuan robot tersebut dengan petarung profesional, sementara yang lain berspekulasi bahwa pertarungan serupa dapat menjadi bagian dari UFC dalam beberapa tahun mendatang.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.