bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Piala Presiden 2026 yang baru saja selesai bergulir menekankan pentingnya transparansi sebagai tradisi yang terus dijaga. Persebaya Surabaya berhasil keluar sebagai juara dalam turnamen pramusim edisi kedelapan ini.
Menurut Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, prinsip transparansi menjadi inti dari penyelenggaraan turnamen. Hal ini terlihat dari unggahan media sosial yang menampilkan berbagai laporan, mulai dari rating televisi, siaran, hingga pengumuman kandidat juara lomba antarjurnalis.
Maruarar Sirait menyatakan bahwa dalam delapan kali penyelenggaraan, fokus utama adalah membangun reputasi dan kepercayaan publik. Audit oleh PwC, sebuah lembaga berkelas internasional, menjadi salah satu alat ukur transparansi yang digunakan. Ia juga menegaskan bahwa selama delapan edisi, siaran televisi selalu dilakukan di stasiun yang sama dan janji penyelenggaraan selalu tepat waktu.
Seluruh detail pelaksanaan Piala Presiden 2026 juga dapat diakses oleh publik, termasuk cakupan turnamen dalam algoritma media sosial. Puncak pencapaian terjadi saat laga final antara Persib Bandung dan Persebaya Surabaya, yang berhasil memecahkan rekor share siaran televisi Indonesia sebesar 45,3 persen, angka tertinggi sejak turnamen dimulai pada 2015.
Pencapaian ini dianggap sebagai sinyal positif di tengah disrupsi media, menunjukkan peran sepak bola sebagai hiburan pemersatu bangsa. Laporan rating dan share siaran televisi ini membuktikan bahwa informasi semacam ini layak diketahui publik.
Piala Presiden 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang pramusim, tetapi juga melanjutkan tradisi keterbukaan. Hal ini dibuktikan dengan pengumuman tiga kandidat juara untuk lomba jurnalis, yang sebelumnya hanya mengumumkan pemenang. Dengan demikian, warganet dapat berpartisipasi memilih pemenang sesuai kriteria, menunjukkan pola interaktif yang diterapkan.
Selain keterbukaan, keterlibatan masyarakat menjadi poin positif lainnya. Penyelenggara juga kembali menggandeng PwC Indonesia sebagai auditor independen untuk menjaga fondasi kepercayaan publik. Kemitraan dengan PwC telah terjalin selama satu dekade, menghasilkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) secara konsisten, dan total dana sebesar Rp100 miliar yang dikumpulkan dapat dipertanggungjawabkan.
Setelah kesuksesan Piala Presiden 2026, publik menantikan inovasi selanjutnya, termasuk rencana menjadikan turnamen ini sebagai wadah bagi Timnas Indonesia.