bytedaily
Jumat, 03 Juli 2026 - 17:50 WIB

PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak Nasabah Prasejahtera

Redaksi 27 Juni 2026 10 views
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak Nasabah Prasejahtera
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menyalurkan program beasiswa pendidikan yang dikenal sebagai PNM Scholarship Tahun 2026. Bantuan ini ditujukan bagi putra-putri berprestasi yang berasal dari keluarga nasabah aktif program Mekaar dan ULaMM di berbagai wilayah Indonesia.

Secara total, sebanyak 1.590 anak nasabah PNM berhasil terpilih untuk menerima beasiswa ini. Dukungan finansial tersebut mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Luar Biasa (SLB), hingga jenjang perguruan tinggi.

Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci penting untuk membuka peluang yang lebih baik bagi keluarga prasejahtera. Ia menyatakan bahwa melalui program beasiswa ini, PNM ingin hadir lebih dekat dengan keluarga nasabah, tidak hanya dalam aspek pengembangan usaha.

Pendekatan PNM Scholarship ini menandai perluasan program pemberdayaan yang selama ini dijalankan oleh PNM. Sebelumnya, fokus dukungan PNM lebih banyak pada penguatan usaha ultra mikro, namun kini sasaran pemberdayaan diperluas hingga mencakup anggota keluarga nasabah, terutama anak-anak. PNM berharap keluarga prasejahtera tidak hanya dapat mengembangkan usahanya, tetapi juga memiliki harapan yang lebih besar untuk generasi penerus mereka.

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Efi Adelya Rachma, siswa kelas 8 di sebuah SLB yang merupakan anak dari nasabah Unit Mekaar Kabat 2, Banyuwangi, Sinta Ratnasari. Sinta Ratnasari mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima, karena sangat membantu memenuhi kebutuhan sekolah anaknya.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.