bytedaily
Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:18 WIB

PP Tunas Lindungi 28 Juta Akun Anak dalam Enam Bulan Pelaksanaan

Redaksi 14 September 2026 11 views
PP Tunas Lindungi 28 Juta Akun Anak dalam Enam Bulan Pelaksanaan
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan bahwa sebanyak 28 juta akun anak di Indonesia telah mendapatkan perlindungan terhadap berbagai ancaman digital setelah enam bulan penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Tunas.

Menurut Menkomdigi Meutya Hafid, evaluasi enam bulan tersebut mencakup delapan platform digital yang dianggap berisiko tinggi, yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.

Meutya menyoroti bahwa Roblox menunjukkan perubahan signifikan dalam upaya perlindungan anak, dengan penyesuaian fitur yang dirasakan oleh publik, terutama orang tua.

Platform Roblox diklaim telah mengimplementasikan beberapa modifikasi, termasuk sistem age‑gate, klasifikasi fitur berdasarkan kelompok usia, serta pemindahan otomatis sekitar 23 juta akun anak ke dalam zona Roblox Kids.

Selain itu, Komdigi mencatat bahwa Roblox menggunakan teknologi estimasi usia berbasis pengenalan wajah yang lebih ketat dibandingkan platform lain, dan telah menonaktifkan fitur chat dengan orang yang tidak dikenal bagi akun anak.

Setelah menilai delapan platform awal, Komdigi memperluas penilaian melalui mekanisme self‑assessment terhadap platform digital lainnya. Hingga 6 September 2026, pemerintah telah menetapkan dan memverifikasi 60 produk, layanan, dan fitur (PLF) dengan profil risiko masing‑masing, terdiri atas 22 PLF berisiko tinggi dan 38 PLF berisiko rendah.

PLF berisiko tinggi meliputi layanan yang dilarang diakses oleh anak di bawah 16 tahun, termasuk Telegram dan Discord (komunikasi), Pinterest dan Snap Video (media sosial), HagoApp, Sola Mahjong, Age of Empires Mobile, dan Valorant (game), Lazada serta Blibli.com (e‑commerce), serta WeTV dan Vidio (streaming).

Meutya menjelaskan bahwa penetapan profil risiko merupakan hasil self‑assessment, sehingga selain penilaian pemerintah, masukan dari platform itu sendiri juga dipertimbangkan. Contoh platform yang masuk kategori risiko rendah atau aman dengan pendampingan meliputi Google Classroom, Canva Pendidikan, Ruang Guru, serta layanan game PlayStation dan layanan navigasi.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.