bytedaily
Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Prancis Ungguli Indonesia dalam Perolehan Medali Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026

Redaksi 23 Agustus 2026 1 views
Prancis Ungguli Indonesia dalam Perolehan Medali Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Prancis dipastikan meraih hasil yang lebih baik dibandingkan Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Kepastian ini didapat setelah hasil pertandingan semifinal yang berlangsung pada Sabtu (22/8).

Indonesia hanya menyisakan satu wakil di semifinal, yaitu pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Sayangnya, mereka gagal melaju ke babak final setelah kalah dramatis dari unggulan pertama asal China, Feng Yanzhe/Huang Dongping, dengan skor akhir 22-20, 14-21, 20-22. Dengan kekalahan ini, Indonesia dipastikan hanya meraih satu medali perunggu, yang mana pencapaian ini sama dengan torehan mereka pada tahun sebelumnya.

Situasi ini membuat Indonesia mencatat hasil yang lebih buruk dibandingkan Prancis. Keunggulan Prancis semakin nyata dengan lolosnya dua wakil mereka ke babak final. Pasangan ganda campuran Thom Gicquel/Delphine Delrue berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan unggulan kedua Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin. Meskipun sempat kalah di gim pertama dengan skor 19-21, Gicquel/Delrue bangkit dan memenangkan dua gim berikutnya dengan skor 21-13, 21-11.

Keberhasilan Gicquel/Delrue diikuti oleh tunggal putra Alex Lanier. Lanier, yang merupakan unggulan kesembilan, melaju ke final setelah menyingkirkan unggulan ketujuh Victor Lai. Setelah kalah 16-21 di gim pertama, Lanier membalikkan keadaan dengan memenangkan dua gim selanjutnya, 21-13 dan 21-14.

Dengan dua wakilnya yang berhasil mencapai partai puncak, Prancis setidaknya telah mengamankan dua medali perak. Potensi raihan medali emas bagi Prancis juga terbuka lebar jika Gicquel/Delrue dan Lanier mampu memenangkan pertandingan final mereka. Di babak final, Gicquel/Delrue akan berhadapan dengan Feng/Huang, sementara Lanier akan menantang Kodai Naraoka.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.