bytedaily
Sabtu, 04 Juli 2026 - 07:17 WIB

Prediksi Harga Emas Pekan Depan di Kisaran Rp 2,55-2,79 Juta per Gram

Redaksi 22 Juni 2026 13 views
Prediksi Harga Emas Pekan Depan di Kisaran Rp 2,55-2,79 Juta per Gram
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, ketidakpastian global terus memengaruhi pergerakan harga emas, menjadikannya aset yang menarik sebagai lindung nilai. Pada pekan mendatang, harga logam mulia diprediksi akan berada dalam rentang Rp 2,55 juta hingga Rp 2,79 juta per gram.

Pada penutupan akhir pekan ini, harga emas dunia tercatat di level 4.155 dolar AS per troy ons, sementara harga emas di dalam negeri berada di angka Rp 2,668 juta per gram. Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan bahwa jika terjadi koreksi harga, level support emas dunia pada Senin (22/6/2026) akan berada di 4.088 dolar AS per troy ons, dengan harga logam mulia sekitar Rp 2,648 juta per gram.

Lebih lanjut, Ibrahim memaparkan bahwa jika koreksi terus berlanjut, level support kedua emas dunia diproyeksikan mencapai 3.859 dolar AS per troy ons, yang berimplikasi pada harga logam mulia di kisaran Rp 2,55 juta per gram.

Sebaliknya, jika harga emas dunia menunjukkan tren penguatan, level resistance pertama diperkirakan mencapai 4.243 dolar AS per troy ons, dengan harga logam mulia sekitar Rp 2,688 juta per gram. Apabila penguatan terus berlanjut, level resistance kedua dapat mencapai 4.465 dolar AS per troy ons, menempatkan harga logam mulia pada kisaran Rp 2,79 juta per gram.

"Jadi, harga emas dunia atau logam mulia sepekan ke depan adalah harga emas dunia di 3.859 dolar AS per troy ons sebagai support-nya dan resistance di 4.465 dolar AS per troy ons. Untuk logam mulia sepekan ke depan berada di kisaran Rp 2,55 juta hingga Rp 2,79 juta per gram," jelas Ibrahim.

Selain pergerakan emas, indeks dolar AS diprediksi akan menguat dengan nilai berkisar antara 99,2 hingga 101,7. Sementara itu, nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak antara Rp 17.600 hingga Rp 18.000 per dolar AS. Harga minyak mentah dunia juga diperkirakan akan diperdagangkan di kisaran 70–80 dolar AS per barel pada pekan depan.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.