bytedaily
Minggu, 05 Juli 2026 - 23:53 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penyerapan Hasil Pertanian Lokal

Redaksi 06 Juni 2026 13 views
Program Makan Bergizi Gratis Dorong Penyerapan Hasil Pertanian Lokal
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menyatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi meningkatkan permintaan komoditas pangan domestik. Kebutuhan bahan baku untuk program ini dinilai mampu memperluas penyerapan hasil dari sektor pertanian, peternakan, dan perikanan di berbagai wilayah.

Ketua Harian HKTI, Bachtiar Utomo, menjelaskan bahwa besarnya permintaan pangan untuk program MBG dapat membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para petani dan pelaku usaha pangan lokal. Ia menambahkan, peningkatan permintaan yang konsisten berpeluang memberikan kepastian pasar bagi sektor pertanian.

"Semakin tinggi kebutuhan pangan untuk program MBG, semakin besar pula hasil produksi petani yang terserap. Dampaknya tentu sangat positif terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani," ujar Bachtiar, Jumat (5/6/2026).

Selain memperluas pasar hasil pertanian, Bachtiar menilai program MBG juga dapat memperkuat rantai pasok pangan lokal. Hal ini dikarenakan program tersebut melibatkan berbagai pelaku usaha, mulai dari petani, peternak, nelayan, hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengolahan pangan.

Menurut Bachtiar, keterlibatan berbagai sektor ini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah, terutama jika kebutuhan bahan pangan dipenuhi dari produksi lokal. "Program ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah. Ada petani yang hasil panennya terserap, UMKM yang berkembang, dan lapangan kerja yang tercipta," katanya.

Bachtiar menambahkan bahwa kebutuhan distribusi dan pengolahan bahan pangan berpotensi menciptakan aktivitas ekonomi baru di tingkat daerah. Oleh karena itu, penguatan koordinasi antara sektor pertanian dan pelaksanaan program dinilai penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara lebih luas.

Di sisi lain, HKTI menekankan pentingnya penguatan produksi pangan nasional seiring dengan program pemenuhan gizi masyarakat. Hal ini bertujuan agar peningkatan permintaan tidak membebani pasokan yang ada. "Ini menjadi momentum untuk memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani sehingga kebutuhan pangan nasional dapat dipenuhi secara berkelanjutan," ujar Bachtiar.

HKTI memandang program MBG dapat menjadi salah satu pendorong penguatan ekosistem pangan nasional, asalkan didukung oleh peningkatan kapasitas produksi, distribusi, dan keterlibatan petani dalam rantai pasok.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.