bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai mengerjakan Jembatan Pulau Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Proyek senilai Rp1,09 triliun ini dirancang sebagai prasarana jalan dan pendukung kegiatan ekonomi di provinsi tersebut.
Sekretaris Perusahaan Waskita Karya, Steven Subiantoro, menyebut progres pembangunan telah mencapai 18,4 persen, lebih tinggi dari target rencana sebesar 12 persen. Perusahaan menyatakan berupaya menyelesaikan proyek tepat waktu dan sesuai standar mutu.
Waskita juga menempatkan keselamatan konstruksi sebagai perhatian utama. Sekitar 330 pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut, yang dikerjakan melalui Kerja Sama Operasi PP-Waskita-BBA, diminta menerapkan prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
Jembatan sepanjang 1.047 meter itu diharapkan mengatasi keterbatasan akses antara Pulau Laut dan daratan Pulau Kalimantan, serta meningkatkan efisiensi logistik penyeberangan yang selama ini memiliki kapasitas terbatas. Infrastruktur tersebut juga diharapkan menghubungkan perkembangan KEK Mekar Putih dan KEK Setangga dengan Kawasan Industri Batulicin, sekaligus membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal.
Waskita menilai jembatan ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan Pantai Timur Kalimantan Selatan, termasuk agenda hilirisasi industri dan pemerataan wilayah. Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin meninjau lokasi pembangunan di Tanjung Serdang-Batulicin dan memastikan proyek berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan.