bytedaily - Melansir laporan dari ekonomi.republika.co.id, PT Hutama Karya (Persero) telah merampungkan pembangunan Hunian Senen yang berlokasi di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Fasilitas hunian ini disiapkan untuk menampung warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kereta api di kawasan Senen.
Direktur Operasi II Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa Hunian Senen dibangun di atas lahan seluas 1,61 hektare. Pihaknya menyatakan bahwa hunian ini siap dimanfaatkan dan akan dilaporkan kepada presiden sebagai bentuk dukungan terhadap program penataan kawasan permukiman dan relokasi warga bantaran rel.
Kawasan Hunian Senen menyediakan total 324 unit hunian yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung kenyamanan penghuni, termasuk toilet, mushala, dapur umum, ruang komunal, taman bermain anak, dan area parkir. Proyek yang dimulai pada 3 April 2026 ini berhasil diselesaikan lebih cepat dari target yang seharusnya selesai pada 15 Juni 2026.
Mardiansyah menambahkan bahwa keberhasilan penyelesaian proyek ini menunjukkan efektivitas kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mempercepat program pemerintah untuk menyediakan hunian yang aman dan nyaman. Selain menyediakan tempat tinggal, Hunian Senen juga dirancang untuk memberikan manfaat lebih luas melalui fasilitas yang menunjang aktivitas sosial dan peningkatan kualitas hidup penghuni.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pengelolaan kawasan dan pemberdayaan masyarakat agar Hunian Senen dapat berkembang menjadi lingkungan yang nyaman, aman, dan produktif. Pada tahap awal, penghuni tidak akan dikenakan biaya hunian maupun biaya utilitas untuk mendukung proses adaptasi.
Proses pendataan calon penghuni telah dilakukan dan akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan mekanisme yang telah disiapkan. Melalui sinergi antara pemerintah dan BUMN, pembangunan Hunian Senen diharapkan dapat mendukung penataan kawasan perkotaan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengapresiasi kolaborasi lintas kementerian, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan yang memungkinkan penyelesaian proyek ini lebih cepat dari target. Ia menegaskan pentingnya memastikan penghuni yang menempati hunian ini adalah benar-benar warga yang direlokasi dari bantaran rel kereta api di kawasan Senen.