bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Qualcomm meluncurkan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dan Snapdragon 8 Elite Gen 6 pada Rabu (23/9). Kedua chipset tersebut membawa peningkatan untuk kecerdasan buatan (AI), gim, kamera, dan konektivitas.
Qualcomm menyebut strategi dengan dua platform flagship ini memberi lebih banyak pilihan bagi produsen ponsel untuk menghadirkan fitur AI pada perangkat premium. Kedua chipset dirancang menggunakan proses 2 nm dan CPU Oryon dengan kecepatan hingga 5,06 GHz, serta dilengkapi GPU Adreno dan NPU Hexagon.
Masing-masing chipset memiliki dua inti Prime berkecepatan hingga 5 GHz dan enam inti Performance hingga 4 GHz. Keduanya mendukung Oryon FlexCache 16 MB, RAM LPDDR5X atau LPDDR6 hingga 24 GB dengan kecepatan maksimal 5.300 MHz, serta penyimpanan UFS 5.0.
Menurut Qualcomm, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menawarkan peningkatan kinerja CPU 13 persen, efisiensi daya CPU 37 persen, kinerja GPU 44 persen, dan kinerja NPU 35 persen dibandingkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Untuk gim, varian Extreme juga dilengkapi Adreno Neural Fusion yang memanfaatkan AI dalam pengolahan grafis.
Kemampuan perekaman video kedua chipset berbeda. Varian Extreme mendukung video 8K pada 60 fps dan gerak lambat 4K pada 240 fps, sedangkan versi standar mendukung 8K pada 30 fps serta gerak lambat 4K pada 120 fps. Varian Extreme juga mendukung tiga kamera hingga 64 MP sekaligus, Elite Color Engine, dan Advanced Professional Video (APV).
Untuk konektivitas, keduanya memakai modem Snapdragon X105 5G Modem-RF System. Qualcomm mengklaim modem tersebut mendukung kecepatan unduh maksimal 14,8 Gbps dan kecepatan unggah 4,2 Gbps, serta komunikasi satelit 5G NR-NTN. Sistem FastConnect 8800 menghadirkan Wi-Fi 8 dengan kecepatan hingga 11,6 Gbps, jangkauan tiga kali lebih luas, serta dukungan Bluetooth, Ultra Wideband (UWB), dan Thread.
Menurut GSMArena, Xiaomi 18 Pro menjadi ponsel pertama yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6. Motorola Signature 27 dilaporkan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6, sementara OnePlus 16 disebut akan menggunakan varian Extreme.