bytedaily - Melansir dari ekonomi.republika.co.id, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah membuka program padat karya untuk memberikan dukungan ekonomi bagi warga ibu kota. Program ini menyediakan sebanyak 2.843 kuota pekerjaan.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi, sebanyak 37 jenis pekerjaan telah dibuka dalam tahap pertama program padat karya ini. Dalam beberapa hari sejak dibuka, jumlah pendaftar dilaporkan telah melebihi 100.000 orang.
Pendaftaran tahap pertama program ini akan berlangsung hingga 26 Juni 2026, dengan pengumuman kelulusan dijadwalkan pada 27 Juni 2026. Pemprov DKI Jakarta juga berencana membuka pendaftaran tahap kedua yang akan dimulai pada 27 Juni 2026.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa proses perekrutan akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel, tanpa adanya praktik 'orang dalam'. Program ini dibuat sebagai bantalan sosial untuk membantu warga Jakarta yang terdampak kesulitan ekonomi global.
Lowongan pekerjaan padat karya ini tersebar di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DKI Jakarta, termasuk Dinas Bina Marga, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Sumber Daya Air, dan Dinas Lingkungan Hidup. Fokus pekerjaan meliputi perawatan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan kota.
Peserta yang diterima akan menerima gaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta dan akan dipekerjakan selama periode 3 hingga 6 bulan. Persyaratan bagi pelamar meliputi kepemilikan KTP Jakarta, termasuk dalam kategori desil 1-5, berusia produktif (18-59 tahun), belum memiliki pekerjaan saat mendaftar, serta dalam kondisi sehat jasmani dan rohani. Program ini akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026 dengan proses rekrutmen bertahap.
Pekerjaan ini akan dilaksanakan melalui pihak ketiga (pelaksana) dan bukan merupakan bagian dari skema pengangkatan pegawai Pemprov DKI Jakarta maupun PJLP.