bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Cristiano Ronaldo berpotensi mendapat larangan bermain untuk timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan tanpa izin. Ia kini menjalani skorsing sementara.
Ronaldo meninggalkan kamp Portugal menjelang pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark di Kopenhagen. Tindakan tersebut merujuk pada Pasal 160 ayat 2 Regulasi Disiplin Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), yang mengatur sanksi bagi pemain yang meninggalkan kegiatan tim nasional.
Dewan Disiplin FPF dikabarkan akan menjatuhkan hukuman lanjutan. Aturan itu menetapkan skorsing satu hingga enam bulan serta denda bagi pemain yang dinilai melanggar. Namun, pengakuan Ronaldo atas kesalahannya dapat mengurangi hukuman hingga setengahnya, menjadi 15 hari sampai tiga bulan.
Perselisihan disebut bermula ketika Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal menghadapi Norwegia, meski ia telah diminta melakukan pemanasan. Mirror dan O Jogo melaporkan bahwa Ronaldo merasa pelatih Jorge Jesus tidak memenuhi kesepakatan. Jesus kemudian menyampaikan bahwa Ronaldo tidak akan menjadi starter melawan Denmark. Ronaldo mengumumkan kepergiannya dari pemusatan latihan pada Rabu (30/9).
Pada Selasa (6/10), Ronaldo mengunggah permintaan maaf melalui media sosial dan menyatakan siap menerima hukuman dari FPF. Ia juga mengakui bahwa statusnya sebagai kapten menjadi hal yang memberatkan serta meminta maaf kepada rekan-rekannya di tim nasional karena meninggalkan pemusatan latihan.
Pengacara olahraga Goncalo Almeida, seperti dikutip TVI Noticias, memperkirakan sanksi yang dijatuhkan relatif ringan, yakni skorsing 15 hari dan denda 255 euro. Pengakuan Ronaldo disebut menjadi faktor yang meringankan.