bytedaily
Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Ronaldo Jelaskan Alasan Menolak Usulan Pelatih Timnas Portugal

Redaksi 07 Oktober 2026 14 views
Ronaldo Jelaskan Alasan Menolak Usulan Pelatih Timnas Portugal
Ilustrasi visual (Sumber referensi: cnnindonesia.com)

bytedaily - Melansir laporan dari cnnindonesia.com, Cristiano Ronaldo mengunggah pernyataan panjang di Instagram pada Rabu (7/10) dini hari WIB, terkait situasi yang belakangan terjadi dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus. Dalam unggahan yang hampir mencapai 2.000 kata itu, Ronaldo menyebut dirinya merasa telah dibohongi dua kali oleh mantan pelatihnya di Al Nassr.

Ronaldo juga meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya atas keputusan meninggalkan timnas Portugal. Ia bahkan meminta Federasi Sepak Bola Portugal menjatuhkan sanksi atas tindakannya tersebut.

Dalam pernyataannya, Ronaldo mengatakan sempat menyiapkan pesan untuk masyarakat Portugal setelah Piala Dunia 2026 sebagai ungkapan menjelang kepergiannya dari tim nasional. Namun, dalam penerbangan pulang dari Amerika Serikat, presiden federasi memintanya mempertimbangkan kembali rencana pensiun karena federasi berharap ia terus bermain.

Ronaldo menyebut presiden federasi juga meminta pendapatnya mengenai sosok yang sedang dipertimbangkan untuk menjadi pelatih tim nasional. Ia menilai pilihan tersebut ideal dan mengaku senang ketika pelatih itu diperkenalkan.

Beberapa hari kemudian, pelatih baru menghubungi Ronaldo untuk mengatur pertemuan. Ronaldo mengatakan pelatih menyampaikan bahwa ia masuk dalam rencana tim dan kehadirannya penting. Dalam pertemuan itu, pelatih juga memaparkan rencana penggunaan Ronaldo, termasuk bermain pada laga pertama dan terakhir serta melakukan rotasi pemain untuk pertimbangan kebugaran.

Menurut Ronaldo, pelatih menyarankan agar ia tidak ikut bersama tim ke Norwegia dan Denmark. Ia diminta bermain pada laga pertama, tetap di Portugal, lalu bergabung dengan skuad sebelum pertandingan di Stadion Dragão. Ronaldo mengatakan langsung menolak usulan itu karena menilai keputusan tersebut tidak tepat dan tidak akan memberi contoh yang baik.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media cnnindonesia.com menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.