bytedaily
Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Rupiah Melemah ke Rp 17.918 per Dolar AS, Harga Minyak Naik

Redaksi 14 Oktober 2026 5 views
Rupiah Melemah ke Rp 17.918 per Dolar AS, Harga Minyak Naik
Ilustrasi visual (Sumber referensi: ekonomi.republika.co.id)

bytedaily - Melansir laporan ekonomi.republika.co.id, rupiah dibuka melemah 18 poin atau 0,10 persen pada perdagangan Rabu (14/10/2026), menjadi Rp 17.918 per dolar AS dari posisi penutupan sebelumnya Rp 17.900. Analis Doo Financial Lukman Leong menilai kenaikan harga minyak dunia menekan rupiah. Ia memperkirakan mata uang tersebut bergerak konsolidatif dengan potensi pelemahan terbatas.

Mengutip Anadolu Agency, Kementerian Energi Arab Saudi menyebut gedung administrasi Saudi Aramco di Dhahran, wilayah timur negara itu, menjadi sasaran serangan Ansarullah Yaman atau Houthi pada Selasa (13/10/2026) malam. Insiden tersebut memicu kebakaran kecil. Tim tanggap darurat telah menangani kejadian itu, dan kementerian menyatakan tidak ada laporan korban luka atau korban jiwa.

Menurut laporan Xinhua, harga minyak WTI untuk pengiriman November naik 1,89 dolar AS atau 2,06 persen menjadi 93,74 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak Brent untuk pengiriman Desember meningkat 1,93 dolar AS atau 1,84 persen menjadi 106,65 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Di sisi lain, rupiah mendapat dukungan dari koreksi indeks dolar AS dan turunnya yield UST setelah pejabat Federal Reserve John C. Williams menyampaikan pandangan dovish. Lukman mengatakan Williams memperkirakan hanya ada satu kali kenaikan suku bunga pada tahun ini dan menilai kenaikan lanjutan tidak diperlukan pada 2027.

Investor juga masih menunggu data inflasi Amerika Serikat yang dijadwalkan dirilis malam itu. Inflasi inti diperkirakan naik dari 2,4 persen menjadi 2,5 persen, sedangkan inflasi umum diproyeksikan meningkat dari 3,4 persen menjadi 3,6 persen. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 17.850 hingga Rp 17.950 per dolar AS.


Disclaimer Hukum: Artikel ini merupakan hasil saduran otomatis dari media ekonomi.republika.co.id menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) dengan tetap mengedepankan Kode Etik Jurnalistik untuk menghindari plagiarisme. Redaksi tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung atau tidak langsung akibat informasi ini. Untuk membaca naskah asli, silakan kunjungi tautan berikut.